POHUWATO – Respons cepat Komandan dan Wakil Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 918/MM Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dalam merespons kebakaran hutan di kawasan Gunung Bendera, Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, mendapat apresiasi dari kalangan pemuda setempat.
Apresiasi tersebut disampaikan Nain Ismail, salah seorang pemuda Molosipat. Ia menilai kepedulian jajaran Yon TP 918/MM patut mendapat penghargaan karena sigap memberikan perhatian dan membantu penanganan kebakaran, meskipun lokasi kejadian berada di luar wilayah administratif Sulawesi Tengah.
Menurut Nain, respons cepat tersebut bermula dari komunikasi yang dilakukan salah satu tokoh pemuda Kecamatan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Moh. Luth Pagotja. Ia menghubungi Wakil Komandan Yon TP 918/MM Parigi Moutong, Mayor Inf. Rochmadian Perwira Putra, S.Tr.(Han), untuk menyampaikan informasi terkait kebakaran di kawasan Gunung Bendera.
“Begitu dihubungi oleh Kakanda Moh. Luth Pagotja, Wakil Komandan Batalyon, berbekal perintah dan arahan dari Komandan Batalyon TP 918/MM, langsung menunjukkan respons cepat. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan yang patut diapresiasi,” ungkap Nain.
Ia juga menyebutkan bahwa jarak dari markas Yon TP 918/MM di Desa Labuan, Kabupaten Parigi Moutong, menuju kawasan Molosipat Utara diperkirakan sekitar 20 kilometer jika diukur secara garis lurus. Sementara itu, jarak tempuh melalui jalur darat dapat berbeda, bergantung pada akses jalan menuju lokasi kejadian.
Nain turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Batalyon, Wakil Komandan Batalyon, seluruh jajaran dan personel Yon TP 918/MM Parigi Moutong, serta Moh. Luth Pagotja yang telah membangun komunikasi sehingga informasi kebakaran tersebut mendapat perhatian dan respons cepat.
“Ini menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap bencana tidak mengenal batas wilayah. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, yang dibutuhkan adalah kecepatan respons, kepedulian, dan tindakan nyata,” tutup Nain Ismail.






