Tim Kesehatan Kabupaten Gorontalo Kunjungi Penambang Lokal di Pasir Putih, Paguyaman

PressureNews – Gorontalo — Maraknya kasus malaria mendorong Tim Kesehatan Kabupaten Gorontalo bersama Puskesmas Mootilango dan kader kesehatan melakukan kunjungan ke lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Pasir Putih, Paguyaman.

 

Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan didampingi personel Polsek Mootilango dan Koramil Mootilango. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dan penanganan penyakit malaria yang berpotensi menyerang masyarakat di sekitar lokasi pertambangan.

 

Tim kesehatan memberikan obat-obatan sekaligus edukasi kepada para penambang dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, tim juga menyisir sejumlah lokasi bekas galian atau gobangan yang tergenang air. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap terpantau dan mengurangi potensi berkembang biaknya nyamuk penyebab malaria.

 

Perwakilan tim kesehatan menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memberikan pelayanan dan obat-obatan sekaligus memastikan kondisi kesehatan masyarakat di lokasi pertambangan. Masyarakat juga diimbau segera mendatangi puskesmas terdekat apabila mengalami gejala malaria maupun gangguan kesehatan lainnya agar dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan.

 

“Akibat penyakit malaria, tiga orang diduga meninggal dunia. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara cepat. Meskipun medan dan jarak yang ditempuh cukup menguras tenaga, hal tersebut tidak mengurangi semangat tim untuk memberikan pelayanan demi kesehatan masyarakat,” ujar perwakilan tim kesehatan.

 

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kasus malaria di Kabupaten Gorontalo disebut telah mencapai kurang lebih 816 kasus hingga saat ini. Sementara itu, korban yang terindikasi tertular malaria disebut berasal dari kalangan penambang yang berada di luar wilayah lokasi pertambangan Paguyaman.

 

Tim kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala malaria dan segera mendapatkan pemeriksaan medis. Pencegahan juga perlu dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar area yang terdapat genangan air.

 

“Utamakan kesehatan, karena kesehatan adalah segalanya.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *