
Pressurenews, Gorontalo – 19 Oktober 2026. Sehubungan dengan adanya permasalah yang di lakukan oleh kepala desa padengo yang memuai sorotan public di tengah masyarakat luas.
Menindak lanjuti dari hasil aksi demonstrasi yang di lakukan aliansi gerakan rakyat melawan (GERAM), Pemerintahan daerah dan DPRD kab. Gorontalo merekomendasikan untuk segera malakukan rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa terkait permasalahan ini.
Setelah dilaksanakannya rapat BPD desa padengo terhadap permasalahan ini, kepala desa padengo mengakui beberapa kesalahan yang telah dibuatnya. Di antaranya, Pengontrakan lahan UNG Secara pribadi tanpa sepengetahuan pemilik sah lahan, penggunaan anggaran BUMDes secara pribadi, dan juga pelecehan terhadap staf desa padengo.
Dalam hal ini ketua umum BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Melki Marhaba angkat bicara, mengenai permasalahan kepala desa padengo.
Pemerintahan Daerah Kabupaten Gorontalo harus bertindak tegas terkait permasalahan ini. Apalagi bukti yang telah di lampirkan dari pada hasil Rapat BPD desa padengo berupa lampiran berkas, foto, dan rekaman yang sudah jelas, tegas Melki.
Melki mendesak pemerintahan daerah, dalam hal ini bupati kabupaten gorontalo harus mengseriusi terkait permasalahan ini dan segera merekomendasikan pencopotan terhadap kepala desa padengo tersebut, apalagi kepala desa padengo telah mengakui apa yang menjadi permasalahan tersebut.
Aliansi GERAM Dan Bem FEBI UIN Smart. Akan terus mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai. Bupati Gorontalo jangan tutup mata dan harus bertindak tegas terkait permasalahan ini, tutup Melki






