PressureNews, Boltara – Keresahan masyarakat Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, kini berada di titik puncak. Menyusul pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Boltara yang menyeret keterlibatan aktivitas di wilayah pertambangan, desakan untuk menutup dan menertibkan tambang Desa Paku pun menggema kuat.
Publik menilai, lokasi pertambangan tersebut kini bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan telah bertransformasi menjadi sarang peredaran barang haram yang mengancam masa depan generasi muda.
Penertiban Harga Mati, Polisi Jangan Beri Ampun
Masyarakat mendesak keras Polres Boltara untuk segera turun lapangan melakukan penertiban di area tambang Desa Paku. Penangkapan seorang tersangka di Alfamart Desa Jambusarang—yang diketahui hendak membawa narkoba ke lokasi tambang—menjadi bukti tak terbantahkan bahwa pengawasan di area tersebut sangat lemah.
“Kami minta Polres Boltara segera menertibkan tambang Desa Paku! Ini bukan lagi sekadar isu, tapi sudah ada bukti nyata. Jika dibiarkan, ini akan menjadi rapor merah bagi kepolisian. Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap peredaran narkoba di wilayah hukum Boltara,” tegas aktivis Sergio manggopa.
Pemkab Boltara Harus Segera ‘Sambat’ ke BNNP Sulut
Tak hanya kepolisian, Pemerintah Kabupaten Boltara juga dituntut bergerak cepat. Pemkab didesak segera mengeluarkan surat resmi kepada BNN Provinsi Sulawesi Utara untuk melakukan investigasi menyeluruh. Kehadiran BNNP dianggap mendesak guna membedah jaringan narkoba yang diduga kuat telah mengakar di lingkungan tambang tersebut.
Pemerintah Desa Diduga Tutup Mata
Sorotan tajam juga tertuju pada Pemerintah Desa Paku. Hingga detik ini, belum ada langkah konkret maupun program pencegahan dari pemerintah desa terkait ancaman narkoba di wilayah mereka. Kondisi ini memicu dugaan adanya upaya pembiaran oleh oknum aparat desa yang membiarkan aktivitas tambang tetap berjalan tanpa pengawasan ketat terhadap peredaran narkotika.
Masyarakat menegaskan bahwa penertiban tambang adalah langkah antisipasi paling logis saat ini. Tanpa tindakan tegas dan nyata dari aparat penegak hukum serta pemerintah daerah, Desa Paku dikhawatirkan akan kehilangan satu generasi akibat daya rusak narkoba yang dibalut aktivitas pertambangan.
Penerbit:GusnarR.








