Abaikan Instruksi Kapolda? Aktivis Sebut Polres Boalemo ‘Tutup Mata’ Terhadap PETI di Desa Sambati

PressureNews| Boalemo — Beberapa bulan kemarin kapolda gorontalo telah mengintruksikan kepada setiap polres yang ada di provinsi gorontalo khususnya di kab. Boalemo untuk melalukan penertiban terhadap pertambangan ilegal yang ada di kab. Boalemo.

Berdasarkan fakta lapangan yang ada hal ini di nilai hanya menjadi instruksi biasa dan tidak pernah dijalankan oleh pihak polres boalemo, karena sampai dengan hari ini aktivitas peti di boalemo khususnya yang ada di desa sambati, kec. Dulupi masih terus berjalan dan beroperasi.

Aktivis boalemo Masruh Punuh mempertanyakan sikap kelembagaan dari polres boalemo itu sendiri yang dimana sama halnya dengan mengabaikan perintah tugas pimpinan yang di berikan kepada bawahannya.

“Persoalan peti ini sudah lama menjadi permasalahan yang ada di boalemo, karena secara aturan pun jelas bahwa aktivitas pertambangan yang bersifat ilegal harusnya segera di tindak, karena tidak sesuai dengan undang undang yang mengaturnya.” Maka harus ada sikap tegas dari pihak keamanan yaitu polres boalemo itu sendiri”.

Sikap Kapolres boalemo yang terlihat hanya melakukan penertiban di beberapa tempat saja menunjukan adanya sikap yang tidak profesional terhadap penertiban peti di Boalemo.

Masruh menilai polres boalemo hanya tebang pilih dalam melakukan penertiban yang ada. “Kalau melakukan penertiban, tertibkan semuanya jangan sebagian saja. Dari sikap ini, kita bisa melihat sikap Kapolres boalemo yang hanya bermental pengecut.

“Negara menghadirkan kepolisian sebagai wadah untuk menjaga stabilitas keamanan masyarkat” bukan menjadi alat untuk melakukan persengkokolan jahat dengan perusak lingkungan.

Terakhir masruh mendesak polda gorontalo untuk segera mencopot AKBP Sigit Rahayudi S.I.K, sebagai kapolres Boalemo karena gagal dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pimpinan lembaga.

Pewarta:GusnarRupu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *