Aktivis Sergio Manggopa Kecam Keras Peredaran Sabu di Desa Paku: “Pemda dan Aparat Jangan Mandul!

PressureNews, BOLAANG MONGONDOW UTARA – Masuknya narkotika jenis sabu ke wilayah Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, memicu gelombang protes dari aktivis kemasyarakatan. Sergio Manggopa, aktivis vokal asal Bolaang Mongondow Utara (Boltara), melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum yang dinilai gagal membentengi daerah dari ancaman narkoba.

Dugaan Konspirasi dan Pelepasan Terduga Pengedar Sergio Manggopa menyoroti adanya kejanggalan dalam proses penegakan hukum di wilayah hukum Polres Bolmut. Ia mempertanyakan integritas aparat terkait informasi mengenai dilepaskannya kembali seorang terduga pengedar yang sebelumnya telah ditangkap.

“Kami tidak main-main. Lolosnya sabu di Desa Paku adalah rapor merah bagi Pemda dan Polres Boltara. Rakyat bertanya-tanya, kenapa terduga pengedar yang sudah ditangkap bisa bebas berkeliaran lagi di lokasi tambang? Jangan sampai ada ‘main mata’ atau kongkalikong yang mengorbankan masa depan generasi muda kita,” tegas Sergio dengan nada keras.

Peringatan untuk BNN Sulawesi Utara Tak hanya kepolisian, Sergio juga menyasar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara. Ia mendesak BNN untuk segera melakukan intervensi langsung dan menjadikan kasus Desa Paku sebagai atensi utama.

“BNN Sulut jangan hanya diam dan seolah tutup mata. Jika fungsi pengawasan dan penindakan tidak berjalan, maka patut dipertanyakan untuk apa lembaga-lembaga ini ada di daerah kita jika narkoba masih melenggang bebas merusak anak cucu kami,” tambahnya.

Deadline dan Mobilisasi Massa Sebagai bentuk keseriusan, Sergio Manggopa memberikan peringatan terakhir kepada Pemda Bolmut, Polres Bolmut, BNN Sulut, hingga Pemerintah Desa Paku Selatan. Ia menegaskan bahwa stabilitas daerah akan diuji jika tuntutan masyarakat akan transparansi dan tindakan tegas tidak segera dipenuhi.

“Saya pastikan, jika sampai hari Minggu tidak ada respons konkret dan langkah nyata dari pihak-pihak terkait, maka hari Senin depan kami akan membanjiri jalanan. Kami akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk menuntut keadilan dan kejelasan hukum terkait kasus ini. Kami tidak akan membiarkan Bolmut menjadi surga bagi pengedar narkoba!” pungkasnya.

Penerbit:GusnarR.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *