Poltekkes Kemenkes Gorontalo Jurusan Sanitasi Lingkungan dan Kelurahan Bulota Memanfaatkan Limbah Batang Pohon Pisang dan Tongkol Jagung Jadi Media Filter Limbah Cair Rumah Tangga

Oplus_16908288

GORONTALO Pressure News.com.– Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Gorontalo bersama Pemerintah Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi pemanfaatan limbah organik sebagai media filtrasi untuk menurunkan kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair rumah tangga.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 22–23 Oktober 2026, bertempat di Kantor Lurah Bulota tersebut mengangkat tema Pemanfaatan Batang Pohon Pisang dan Tongkol Jagung sebagai Media Filter untuk Menurunkan Kadar BOD pada Limbah Cair Rumah Tangga di Kelurahan Bulota Kecamatan Limboto.

Program ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna yang melibatkan masyarakat secara langsung, khususnya dalam mengatasi persoalan limbah rumah tangga dan pemanfaatan limbah hasil produksi pertanian.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat media filtrasi air berbahan dasar limbah organik lokal, seperti batang pohon pisang, kulit, dan tongkol jagung.

Tim Penggerak PKK, kader kesehatan, Karang Taruna, aparat kelurahan, kepala lingkungan, serta sejumlah unsur masyarakat turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan daftar peserta kegiatan, tercatat sejumlah unsur masyarakat dan pemerintah kelurahan, termasuk Ketua LPM, kader kesehatan, kepala lingkungan, serta anggota tim pengabdian masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Gorontalo.

Ketua Tim Pengabmas, Juwita Suma, SKM., M.Kes., bersama anggota tim, di antaranya Sulastri Pua Age, SKM., M.Pd., dan Yasmin Armin Abdullah, SKM., M.Kes., menjadi bagian dari tim pelaksana kegiatan tersebut.

Melalui program ini, masyarakat diperkenalkan dengan alternatif teknologi sederhana yang memanfaatkan bahan-bahan organik di sekitar lingkungan untuk membantu proses pengolahan limbah cair rumah tangga sebelum dibuang ke lingkungan.

Tidak hanya memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah cair agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, khususnya terhadap badan air dan kawasan permukiman.

Bagi Poltekkes Kemenkes Gorontalo, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program ini menjadi sarana penerapan hasil penelitian dan pengembangan teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat.

Sementara bagi Pemerintah Kelurahan Bulota, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam penanganan limbah cair rumah tangga sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya dan bahan organik lokal.

Dalam rekomendasi kegiatan, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, serta meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Pemerintah Kelurahan Bulota juga diharapkan terus mendukung keberlanjutan program melalui pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok dasawisma, kelompok karangtaruna dalam penerapan teknologi sederhana untuk mengatasi permasalahan limbah organik di kelurahan Bulota kec.limboto kab gorontalo

Dengan adanya inovasi tersebut, pemanfaatan limbah batang pisang dan tongkol jagung tidak hanya berpotensi mengurangi limbah organik, tetapi juga membuka peluang penerapan teknologi sederhana dalam mendukung lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pressure News.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *