PressureNews,GORONTALO, 6 Februari 2026 – Jenazah seseorang yang berinisial U, yang telah hilang selama satu minggu terakhir, ditemukan pada sekitar pukul 05.00 WITA hari ini oleh tim pencarian yang terdiri dari aparat kepolisian dan keluarga korban di kawasan lereng bukit Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Korban pertama kali dilaporkan hilang oleh keluarga sekitar seminggu yang lalu setelah tidak kembali dari aktivitasnya di sekitar wilayah desa. Merasa khawatir, keluarga bekerja sama dengan anggota Kepolisian Resor Bone Bolango dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat untuk melakukan serangkaian pencarian selama beberapa hari ke berbagai lokasi yang sering dikunjungi korban.
Pada pagi hari ini, tim pencarian fokus melakukan pemeriksaan di lereng bukit Bulotalangi Timur – salah satu area yang dicurigai menjadi tempat terakhir korban beraktivitas. Setelah beberapa saat mencari, mereka menemukan benda yang mencurigakan yang kemudian terbukti sebagai jenazah korban. Di sekitar lokasi penemuan juga terlihat pohon aren yang diduga menjadi tempat korban berada sebelum kejadian.
Aparat kepolisian setempat menjelaskan bahwa tim telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian segera setelah penemuan. “Sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai penyebab kematian korban secara pasti, dan pemeriksaan uji forensik juga belum dilakukan. Namun dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, ada dugaan kematian korban akibat jatuh dari pohon aren. Jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk ditempatkan sementara, bukan ke rumah sakit,” ujar mereka.
Proses identifikasi resmi dan pemeriksaan lebih mendalam akan dilakukan sesuai dengan kesepakatan bersama keluarga. Keluarga korban menyampaikan rasa duka cita dan juga lega karena akhirnya menemukan korban setelah hari-hari penuh kekhawatiran. Pihak berwenang akan memberikan pembaruan informasi terkait kasus ini setelah semua proses pemeriksaan selesai. Salah seorang aktivis, Apriyanto Umar, menegaskan, “Ini harus dilakukan uji forensik agar kematian korban bisa diketahui dengan pasti.”
Penerbit:GusnarR.








