PressureNews.Com – BONE BOLANGO, Seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Bone Bolango, Masnawati Kum, saat ini terbaring lemah di Rumah Sakit Toto Kabila, Gorontalo. Kondisinya kian memburuk akibat penyakit perlengketan usus atau adhesi, disertai gangguan asam lambung tingkat akut. Tenaga medis telah menegaskan bahwa tindakan operasi besar harus segera dilakukan untuk menyelamatkan nyawanya.
Namun di tengah keadaan pasien yang mendesak, keluarga justru dihadapkan pada rintangan berat yang memperihatinkan. Status kepesertaan BPJS Kesehatan milik Masnawati Kum tercatat tidak aktif, sehingga ia kini digolongkan sebagai pasien umum tanpa jaminan pelayanan kesehatan.
Kendala ini bermula dari masalah administrasi yang terjadi pasca-perawatan sebelumnya. Pengurusan data sempat terputus lantaran situasi darurat yang menimpa keluarga, sehingga status kepesertaan tidak dapat diperpanjang tepat waktu. Konsekuensinya, seluruh biaya rawat inap, pemeriksaan, hingga tindakan medis yang berjalan saat ini harus ditanggung secara mandiri.
Keluarga Masnawati Kum tergolong dalam kelompok prasejahtera yang hidup pas-pasan. Suami pasien, Mohamad Ridwan Y Ibrahim, mengaku tak sanggup memenuhi beban biaya pengobatan yang nilainya sangat besar. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari bagi dirinya, istrinya, serta anak yang masih balita, ia sudah sangat kesulitan.
Pekerjaan sehari-hari yang tidak menentu membuat Ridwan tak mampu menabung untuk keadaan darurat. Ketika sakit yang diderita istrinya datang mendadak, seluruh tabungan yang ada habis dalam waktu singkat untuk pembiayaan awal pemeriksaan dan rawat inap.
Kini Ridwan tampak bingung dan tak berdaya menghadapi kenyataan bahwa nyawa istrinya bisa terancam jika operasi tidak segera dilakukan. Ia mengaku sudah berusaha meminjam ke kerabat terdekat, namun kemampuan mereka pun terbatas mengingat kondisi ekonomi yang serupa.
Pihak keluarga berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango maupun Pemerintah Provinsi Gorontalo. Mereka meminta intervensi Dinas Kesehatan maupun Dinas Sosial agar jaminan kesehatan daerah atau Jamkesda segera diaktifkan untuk pasien.
Selain itu, Ridwan juga memohon bantuan agar status BPJS Kesehatan istrinya dapat segera dipulihkan meski dalam keadaan mendesak. Apabila harapan itu tak kunjung terwujud, ia memohon uluran tangan dari dermawan dan masyarakat luas yang tergerak hatinya untuk meringankan beban yang dipikulnya.
Bagi siapa saja yang ingin membantu meringankan beban biaya pengobatan Masnawati Kum, donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi atas nama suami pasien: Bank BRI, nomor rekening 513201048200539 atas nama Mohamad Ridwan Y Ibrahim.
Untuk konfirmasi terkait bantuan maupun kondisi pasien, masyarakat dapat menghubungi langsung penanggung jawab keluarga, Mohamad Ridwan Y Ibrahim melalui nomor WhatsApp +62 838-9555-1884. Pasien saat ini masih dalam perawatan di kamar rawat Rumah Sakit Toto Kabila, Kabupaten Bone Bolango, menunggu pertolongan dan harapan baru dari berbagai pihak.








