PressureNews, Pohuwato – Aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di kawasan Bulangita kembali menjadi sorotan. Pasalnya, meski lokasi tersebut sebelumnya telah beberapa kali dilakukan penertiban dan sejumlah alat berat sempat diamankan aparat penegak hukum, aktivitas tambang diduga milik Pedi Mardain masih terpantau beroperasi.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Jumat (5/6/2026), kegiatan penambangan masih berlangsung dengan menggunakan alat berat merek CAT. Aktivitas tersebut terlihat berjalan seperti biasa meskipun kawasan Bulangita diketahui telah menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa lokasi tambang Bulangita sebelumnya telah menjadi atensi khusus Kapolda Gorontalo. Penegasan untuk menghentikan aktivitas pertambangan di kawasan tersebut juga telah berulang kali disampaikan guna mencegah kerusakan lingkungan dan dampak lainnya yang ditimbulkan oleh aktivitas PETI.
Namun fakta di lapangan menunjukkan aktivitas penambangan masih terus berlangsung. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait efektivitas penegakan hukum terhadap pelaku PETI yang diduga masih leluasa beroperasi di wilayah tersebut.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penindakan sesaat, tetapi juga memastikan aktivitas tambang ilegal benar-benar berhenti. Sebab, jika aktivitas tersebut terus berlangsung meski telah menjadi perhatian aparat, maka dapat menimbulkan persepsi adanya lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas alat berat yang kembali beroperasi di lokasi tambang Bulangita tersebut.
Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.



