PressureNews, GORONTALO – Setelah sempat mengalami masa vakum dan redup dari berbagai aktivitas keorganisasian, Himpunan Pelajar Mahasiswa Paguat Gorontalo (HPMPG) kini resmi menemukan momentum kebangkitannya. Melalui sebuah pertemuan konsolidasi yang dihadiri oleh jajaran kader dan mahasiswa asal Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, mereka sepakat untuk merevitalisasi arah gerak paguyuban demi memajukan daerah dan mempererat tali silaturahmi.
Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi panggung refleksi sekaligus titik balik bagi mahasiswa Paguat yang menempuh studi di Kota Gorontalo dan sekitarnya.
Salah satu perwakilan mahasiswa daerah Pohuwato asal Paguat menegaskan bahwa masa-masa pasif yang dialami HPMPG kemarin bukanlah sebuah tanda kehancuran organisasi. Sebaliknya, momen tersebut merupakan waktu krusial untuk mengevaluasi diri.
“Melalui pertemuan ini, kami sepakat bahwa redupnya kegiatan kemarin bukanlah akhir, melainkan jeda untuk menyusun kekuatan yang lebih besar. Kami menyadari ada tanggung jawab moral yang besar di pundak kami sebagai penyambung lidah masyarakat Paguat,” ujarnya dalam forum tersebut.
Dengan mengusung semangat “Menyambung Akar yang Sempat Tertidur,” HPMPG hari ini resmi melangkah kembali dengan komitmen baru. Kebangkitan ini ditandai dengan kesepakatan bersama untuk melakukan pembenahan internal, penyegaran struktur kepengurusan, serta perumusan visi yang lebih segar dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Selain fokus pada penguatan internal dan mempererat hubungan kekeluargaan antar-seluruh anggota, HPMPG yang baru ini juga diproyeksikan untuk lebih peka dan responsif terhadap isu-isu sosial, lingkungan, dan kebijakan publik yang terjadi di daerah asal mereka, Kabupaten Pohuwato, khususnya wilayah Paguat.
Langkah awal pasca-pertemuan ini adalah menyusun agenda kaderisasi dan merancang program kerja taktis yang menyentuh langsung kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Antusiasme yang kembali menyala dalam pertemuan ini diharapkan mampu membawa HPMPG kembali menjadi salah satu paguyuban mahasiswa yang progresif, kritis, dan kontributif di Provinsi Gorontalo.






