ASN Puskesmas Popayato Timur Bantah Tuduhan Perselingkuhan, Sebut Hubungan Rumah Tangga dengan Pelapor Sudah Berakhir

Oplus_16908288

Pressure News.Com POHUWATO – Setelah sebelumnya dilaporkan oleh suaminya sendiri ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pohuwato atas dugaan perselingkuhan, ASN tenaga kesehatan berinisial YY akhirnya memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Saat ditemui awak media, YY membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa hubungan rumah tangganya dengan MR telah berakhir berdasarkan kesepakatan bersama yang dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak. Kamis (11/06/2026)

Menurut YY, dirinya dan MR telah membuat surat kesepakatan perceraian yang ditandatangani secara sadar tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak manapun. Selain itu, terdapat pula surat pernyataan talak yang menurutnya menjadi dasar berakhirnya hubungan rumah tangga mereka.

“Berdasarkan kesepakatan yang telah kami buat bersama, hubungan kami sebenarnya sudah berakhir. Jadi persoalan yang dituduhkan saat ini menurut saya sudah tidak lagi berkaitan dengan hubungan suami istri sebagaimana yang disampaikan,” ujar YY.

YY menjelaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri rumah tangga tersebut bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Ia mengaku selama menjalani kehidupan rumah tangga kerap menghadapi berbagai persoalan yang akhirnya membuat hubungan keduanya tidak dapat dipertahankan lagi.

Bahkan, YY mengaku beberapa kali mendapati MR diduga menjalin hubungan dengan perempuan lain. Dugaan tersebut, kata dia, sudah terjadi sejak awal pernikahan mereka.

“Saya berkali-kali menemukan dan mengetahui adanya hubungan dengan perempuan lain. Bahkan komunikasi dengan perempuan tersebut sering diperlihatkan kepada saya. Namun selama ini saya memilih bertahan dan menyimpan persoalan rumah tangga itu,” ungkapnya.

Selain itu, YY juga mengaku pernah mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan selama berumah tangga. Ia mengaku beberapa kali menjadi korban kekerasan akibat persoalan kecemburuan yang terjadi dalam hubungan mereka.

Tidak hanya membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya, YY juga mengaku memilih tidak kembali ke Gorontalo karena merasa mendapat ancaman dari mantan suaminya. Dugaan ancaman tersebut, menurutnya, telah dilaporkan kepada pihak kepolisian di wilayah hukum Polsek Popayato.

“Saya sudah melaporkan persoalan ancaman itu ke pihak kepolisian. Saat ini saya hanya ingin menjalani hidup dengan tenang dan tidak lagi diganggu,” katanya.

YY kembali menegaskan bahwa dirinya dan MR telah sepakat mengakhiri hubungan rumah tangga secara baik-baik sebagaimana tertuang dalam surat kesepakatan bermaterai yang ditandatangani kedua belah pihak.

“Kami sudah membuat kesepakatan secara sadar untuk berpisah dan surat itu ditandatangani bersama. Secara agama maupun secara batin hubungan kami sudah berakhir sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan yang kami buat,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *