Gerakan Pangan Murah Polsek Popayato: 200 Sak Beras Ludes, Warga Senang Polri Hadir di Tengah Kesulitan

POHUWATO Pressure News.Com– Suasana Pasar Tradisional Popayato mendadak riuh pada Selasa (12/8/2025) pagi. Ratusan warga berbondong-bondong antre sejak matahari baru menanjak, demi mendapatkan beras murah dalam program Gerakan Pangan Murah yang digelar Polsek Popayato bersama Bhayangkari.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Popayato, IPDA Muhammad Kafin Adlan S.Tr.K, ini menjadi angin segar di tengah keluhan harga beras yang terus melambung. Sebanyak 200 sak beras ukuran 5 kg disediakan, dan hanya butuh waktu satu jam untuk ludes dibeli warga. Total penjualan mencapai Rp 12 juta, tanpa ada satu pun karung tersisa.

Kapolsek Popayato menegaskan, ini bukan sekadar program sosial, melainkan bentuk nyata peran Polri di luar tugas penegakan hukum.

> “Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat. Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu sedikit meringankan beban warga,” ujarnya.

Di tengah antrean, Aminah (42), seorang ibu rumah tangga, tampak tersenyum lega sambil memeluk karung berasnya.

> “Harganya lebih murah dari pasaran. Terima kasih Polsek Popayato, semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini,” ucapnya.

Sejak dimulai pukul 08.00 WITA hingga berakhir pukul 09.45 WITA, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Warga pulang membawa beras, namun yang lebih penting, mereka membawa pulang rasa percaya bahwa Polri benar-benar hadir di tengah mereka—tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga penjaga ketahanan pangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *