Pressure News – Pohuwato
Aktivitas pertambangan rakyat di Kabupaten Pohuwato dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan sepeda motor, khususnya di Dealer Amarta Honda Pohuwato. Hal tersebut terlihat dari lonjakan penjualan yang terjadi pada bulan Desember 2025 lalu.
Supervisor Amarta Honda Pohuwato, Rizal JK. Habie, mengungkapkan bahwa pada bulan Desember target penjualan yang ditetapkan manajemen sebenarnya hanya sebesar 60 unit. Namun, capaian di lapangan justru melampaui ekspektasi dengan total penjualan mencapai 100 unit motor.
“Target Desember itu hanya 60 unit, alhamdulillah realisasinya bisa tembus sampai 100 unit. Ini capaian yang sangat luar biasa bagi kami,” ujar Rizal saat ditemui, Jumat (17/01/2026).
Menurut Rizal, melonjaknya penjualan tersebut tidak terlepas dari kuatnya daya beli masyarakat pada akhir tahun, yang diduga bersumber dari berjalannya sejumlah aktivitas ekonomi, termasuk pertambangan rakyat. Ia menilai kondisi tersebut secara tidak langsung ikut membantu marketing Amarta Honda di Pohuwato.
Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik memasuki Januari 2026. Pada bulan ini, pihak dealer justru memasang target yang lebih tinggi, yakni di atas 100 unit, seiring optimisme awal tahun. Sayangnya, hingga pertengahan Januari, jumlah unit motor yang terjual baru mencapai 26 unit.
“Bulan ini targetnya lebih dari 100 unit, tapi yang terjual baru sekitar 26 unit. Ini penurunan yang sangat drastis,” ungkapnya.
Rizal menilai anjloknya penjualan tersebut bukan sekadar persoalan strategi pemasaran, melainkan kuat dipengaruhi oleh melemahnya sumber pendapatan utama masyarakat. Ia menduga penertiban aktivitas pertambangan di Pohuwato menjadi salah satu faktor yang berdampak langsung pada daya beli konsumen.
“Ketika aktivitas tambang berjalan, perputaran ekonomi terasa dan penjualan ikut naik. Tapi saat ditertibkan, dampaknya langsung terasa ke penjualan,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Rizal berharap kondisi ekonomi masyarakat Pohuwato dapat kembali stabil. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap mempercayakan kebutuhan kendaraan roda dua kepada Amarta Honda, serta berharap media dapat mengkaji fenomena ini secara objektif sebagai gambaran kondisi ekonomi daerah.
Pewarta : Yarman Mahabu








