Normalisasi Irigasi 5 KM Picu Polusi Debu, Warga Taluduyunu Utara Desak Perusahaan Bertanggung Jawab

PressureNews | POHUWATO, [Jum’at, 20 Februari, 2026] – Proyek normalisasi saluran irigasi sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang telah berlangsung selama 14 hari di wilayah Taluduyunu Utara kini menuai keluhan warga. Meski pengerukan sedimentasi dinilai berhasil, namun dampak lingkungan berupa debu pekat mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

*Polusi Debu di Dusun Batudaa dan Delo*
Gangguan paling parah dirasakan saat pengerjaan memasuki area Dusun Batudaa dan Dusun Delo. Warga mengaku tidak lagi bisa menghirup udara segar akibat debu yang beterbangan dari material hasil pengerukan dan lalu lalang alat berat menuju area bendungan serta persawahan.

Keluhan ini bahkan telah menyebar di media sosial. Beberapa warga terpantau melontarkan kritik keras melalui Facebook, meminta pihak pelaksana proyek untuk tidak menutup mata terhadap kondisi akses jalan yang kini tertutup debu tebal.

*Kritik Terhadap Respons Perusahaan*
Salah satu poin utama yang disoroti adalah minimnya inisiatif dari pihak perusahaan dalam membersihkan sisa-sisa material di jalan. Berdasarkan keterangan warga setempat, permintaan agar akses jalan dibersihkan sudah disampaikan berkali-kali.

“Kami sudah minta tolong agar jalan dibersihkan, tapi sejauh ini yang terlihat turun tangan melakukan pembersihan di dua dusun tersebut hanya dari pihak YR TIME, sementara pihak perusahaan utama belum menunjukkan tanggung jawabnya,” ujar salah satu warga yang terdampak.

*Tuntutan Masyarakat*
Masyarakat menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak perusahaan terkait pemeliharaan akses jalan, terutama jalur menuju bendungan dan area persawahan. Warga berharap adanya penyiraman rutin atau pembersihan total agar mobilitas warga kembali normal tanpa ancaman gangguan pernapasan.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pihak perusahaan untuk mengatasi polusi debu yang kian meresahkan tersebut.

Pewarta:GusnarRupu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *