Warga Bulangita dan Teratai Desak Penambang Lakukan Normalisasi Sungai Besok

 Pressure News.Com Marisa- Menjelang penghujung bulan suci Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat Bulangita dan Teratai mendesak para pelaku usaha tambang yang beroperasi di wilayah tersebut untuk segera melakukan normalisasi aliran Sungai Bulangita dan Sungai Teratai.

Permintaan tersebut disampaikan oleh sejumlah warga setempat, di antaranya Anwar dan Oyan. Mereka meminta agar para penambang segera merespons permintaan masyarakat dengan melakukan pembersihan dan pengangkutan sedimentasi tambang pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurut mereka, langkah ini sangat penting mengingat banyak pelaku usaha tambang yang dalam waktu dekat akan meninggalkan lokasi tambang untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Karena itu, masyarakat berharap sebelum para penambang turun dari lokasi tambang, mereka terlebih dahulu melakukan normalisasi sungai yang telah terdampak aktivitas pertambangan.

“Walaupun mereka beralasan sudah membuat kubangan penahan air agar tidak langsung mengalir ke sungai, tetapi perlu diingat bahwa sebelum kubangan itu dibuat, sudah banyak material tambang dan sedimentasi yang menumpuk di aliran sungai akibat aktivitas alat berat,” ujar Oyan bersama Anwar.

Masyarakat khawatir apabila hujan turun saat para penambang sudah meninggalkan lokasi, material tambang tersebut akan terbawa arus dan kembali memperparah kondisi Sungai Bulangita dan Sungai Teratai. Dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang berada di sepanjang aliran sungai.

Bahkan saat ini, menurut warga, sedimentasi di Sungai Bulangita sudah hampir sejajar dengan ketinggian jembatan Bulangita, sehingga normalisasi dinilai sangat mendesak untuk segera dilakukan guna mengantisipasi potensi banjir maupun kerusakan lingkungan.

Selain untuk kepentingan masyarakat, normalisasi ini juga dianggap penting agar kondisi sungai kembali stabil sehingga setelah Lebaran nanti para penambang dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman ketika kegiatan pertambangan kembali dibuka.

Masyarakat juga menyampaikan kepada seluruh pelaku usaha tambang yang beroperasi di wilayah Bulangita dan Teratai, khususnya yang talang pembuangan materialnya mengarah ke Sungai Bulangita dan Sungai Teratai, agar segera menunjukkan tanggung jawab dan kerja sama dengan ikut serta dalam kegiatan normalisasi sungai melalui pengangkutan sedimentasi yang saat ini telah menumpuk di sepanjang aliran sungai.

Sebagai penegasan, masyarakat menyatakan bahwa apabila imbauan tersebut tidak diindahkan, maka masyarakat bersama Tim Normalisasi akan mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di wilayah Bulangita dan Teratai yang tidak menunjukkan itikad baik untuk berpartisipasi dalam kegiatan normalisasi sungai.

Pemberitahuan ini disampaikan sebagai bentuk peringatan sekaligus ajakan kepada seluruh pelaku usaha tambang agar bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan, demi kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Bulangita dan Teratai.

Masyarakat juga berharap informasi ini dapat disebarluaskan kepada seluruh pelaku usaha tambang lainnya agar kegiatan normalisasi sungai dapat terlaksana secara bersama-sama.

Pewarta : Yarman Mahabu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *