“Marak Pencurian Ternak, Warga Teratai Kehilangan Sapi Bali Betina Kesayangan”

Pohuwato, Kamis 25 September 2025 – Warga Desa Teratai Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, dikejutkan dengan hilangnya seekor sapi Bali betina milik seorang petani, Yusuf Bahaja (67), pada Rabu malam (24/9/2025). Sapi yang menjadi salah satu sumber penghidupan keluarga itu diketahui lenyap saat masih terikat di belakang rumah pemiliknya.

“Sekitar pukul 20.00 WITA sapi saya masih ada, tapi keesokan paginya saat hendak dipindahkan, sudah tidak ada lagi. Sedih rasanya kehilangan ternak,” ungkap Yusuf dengan nada pilu, Kamis (25/9/2025).

Lebih jauh, Yusuf menjelaskan bahwa sapi tersebut sebenarnya merupakan hasil pembagian dari sistem pemeliharaan bersama. Ia telah bertahun-tahun merawat induk sapi milik orang lain, dan sebagai gantinya mendapatkan anak sapi untuk dipelihara. Namun malang tak dapat ditolak, anak sapi yang menjadi haknya justru raib digondol maling.

“Sayang sekali, setelah sekian lama saya merawat induk sapi orang lain, akhirnya ketika dapat bagian anaknya, malah hilang dicuri. Yaah… mungkin belum rezeki saya,” tutur Yusuf dengan nada sedih.

Sejak pagi hingga malam hari, keluarga bersama warga sekitar berusaha mencari sapi tersebut di berbagai sudut desa. Namun hingga Kamis malam, keberadaan sapi Bali betina itu belum juga ditemukan.

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi warga Desa Teratai dan sekitarnya untuk lebih berhati-hati menjaga hewan ternaknya. Pasalnya, saat ini marak terjadi pencurian sapi di berbagai daerah, terutama pada malam hari ketika ternak kurang mendapat pengawasan.

Pewarta : Yarman Mahabu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *