PressureNews, GORONTALO – Momentum bersejarah tercipta di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAIN Sultan Amai Gorontalo (Rabu,28,Januari,2025). Dua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), yakni HMJ Pemikiran Politik Islam (Ilmu Politik) dan HMJ Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), resmi membuka agenda Musyawarah Besar (MUBES) Kolaborasi pada hari ini.
Kegiatan yang mengusung tema penguatan integritas dan sinergi organisasi ini bertujuan untuk melahirkan nakhoda baru sekaligus mempererat hubungan lintas disiplin ilmu di tingkat mahasiswa.

Restu dari Pimpinan Fakultas
Dalam sambutannya saat membuka acara, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. Andi Jufri, M.Ag, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi ini. Menurutnya, persatuan dua jurusan ini adalah cermin kematangan berorganisasi.

“Kolaborasi ini bukan sekadar efisiensi agenda, tapi simbol bahwa mahasiswa Politik dan Komunikasi harus seiring sejalan. Di era digital, politik butuh kemasan komunikasi yang santun, dan komunikasi butuh bobot politik yang kuat. Saya berharap Mubes ini menghasilkan pemimpin yang amanah dan visioner,” ujar Dr. Andi Jufri.

Pesan dari Para Ketua Jurusan
Ketua Jurusan Ilmu Politik, Hendra Yasin, S.I.P, M.A, menekankan pentingnya dialektika dalam musyawarah. Beliau berharap mahasiswa mampu mempraktikkan ilmu politik secara sehat di dalam forum ini. “Mubes adalah laboratorium demokrasi. Saya ingin melihat adik-adik mahasiswa bertukar ide dengan kepala dingin, mengutamakan kepentingan himpunan di atas kepentingan kelompok,” tegas Hendra.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), M.I.Kom, menyoroti pentingnya narasi positif dalam kepemimpinan baru nantinya. “Siapa pun yang terpilih nanti harus mampu mengomunikasikan program kerja dengan cara-cara kreatif. Jadikan organisasi ini sebagai wadah yang inklusif dan solutif bagi seluruh mahasiswa KPI,” tambahnya.
Harapan dari Nakhoda Demisioner
Di sisi lain, semangat persatuan juga digaungkan oleh kedua pimpinan HMJ yang akan segera mengakhiri masa jabatannya:

Ketua HMJ Pemikiran Politik Islam: “Kami ingin meninggalkan warisan berupa pondasi kolaborasi yang kuat. Politik bukan tentang perpecahan, tapi tentang bagaimana kita mengatur kepentingan bersama demi kemajuan jurusan.”
Ketua HMJ Komunikasi Penyiaran Islam: “Mubes kolaborasi ini adalah bukti bahwa ego sektoral sudah tidak zaman lagi. Kami ingin menunjukkan bahwa KPI dan Politik Islam bisa menjadi kekuatan besar jika bersatu.”

Acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda utama pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), penyusunan AD/ART, hingga pemilihan Ketua HMJ periode terbaru.








