Terbakar di Cagar Alam Dengilo! Alat Berat Kobelco Diduga Bekas Tambang Emas Ilegal

Dengilo – PressureNews.com
Satu unit alat berat merek Kobelco ditemukan hangus terbakar dan terbengkalai di kawasan Cagar Alam Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato—wilayah yang seharusnya dilindungi dari segala bentuk aktivitas Ilegal ini. Penemuan mengejutkan ini terjadi saat tim investigasi Pressure News melakukan penelusuran di lapangan pada Kamis, 26 Juni 2025.

Ekskavator yang ditemukan dalam kondisi rusak parah itu menunjukkan tanda-tanda sudah lama tak digunakan. Seluruh bodi terlihat berkarat, bagian mesin hangus terbakar, dan sebagian ditutupi terpal lusuh berwarna biru. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai siapa pemilik alat berat tersebut maupun kronologi kejadian yang menyebabkan alat ini terbakar.

Namun dugaan kuat mengarah pada keterlibatan alat berat ini dalam aktivitas pertambangan emas ilegal yang selama ini disinyalir marak terjadi di wilayah cagar alam tersebut. Keberadaan alat ini memperkuat indikasi bahwa praktik tambang gelap memang pernah berlangsung—bahkan mungkin masih terjadi—di jantung kawasan konservasi.

> “Kondisinya seperti sudah lama dibiarkan. Kami menduga ini bagian dari operasi ilegal yang ditinggalkan setelah terbongkar,” ungkap salah satu sumber di lapangan kepada Pressure News, yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kawasan Cagar Alam seharusnya steril dari segala bentuk kegiatan tambang. Temuan ini menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan dan kemungkinan adanya pembiaran dari pihak-pihak terkait. Lebih dari itu, hal ini menunjukkan betapa rentannya kawasan konservasi terhadap penjarahan sumber daya secara brutal dan ilegal.

Menurut keterangan warga sekitar, aktivitas alat berat memang kerap terdengar di malam hari. Ini memunculkan kekhawatiran bahwa praktik serupa masih berlangsung di titik-titik lain yang belum terungkap.

Tim Pressure News secara tegas mendorong Kapolres Pohuwato, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta instansi lingkungan hidup Provinsi Gorontalo untuk segera turun tangan. Investigasi menyeluruh harus dilakukan demi mengungkap siapa pemilik alat berat tersebut, serta membongkar jaringan tambang emas ilegal yang mencederai hukum dan merusak ekosistem hutan yang di lindungi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *