Pressure News.Com Bulangita, 12 Desember 2025 – Masyarakat Desa Bulangita yang terdampak langsung oleh aktivitas tambang kembali meluapkan keresahan mereka. Dampak lingkungan yang semakin parah, seperti jalan berlumpur serta kerusakan perabotan rumah warga—mulai dari kulkas, mesin cuci, hingga lemari pakaian—menjadi alasan kuat bagi warga menuntut penghentian aktivitas tambang di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti surat edaran dari Camat Marisa, Pemerintah Desa Bulangita menggelar rapat resmi di Aula Kantor Desa Bulangita pada Jumat, 12 Desember 2025. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bulangita, Fendi Diange, dengan dihadiri oleh aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta warga yang terdampak.
Dalam rapat, warga menyampaikan keluhan mereka secara terbuka dan mendesak agar aktivitas tambang dihentikan sementara hingga ditemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Mereka menilai kondisi lingkungan telah mencapai titik yang sangat meresahkan dan berbahaya bagi pemukiman.
“Kami sudah terlalu lama menderita. Rumah terendam lumpur, perabot rusak, dan jalan tidak bisa dilalui. Tambang harus dihentikan,” keluh sejumlah warga dalam forum tersebut.
Hasil kesepakatan rapat menetapkan bahwa masyarakat bersama BPD sepakat meminta Pemerintah Desa Bulangita menghentikan sementara seluruh aktivitas tambang mulai hari ini. Selain itu, pertemuan lanjutan dijadwalkan pada Senin, 15 Desember 2025, yang akan mempertemukan warga terdampak dengan para pelaku usaha tambang guna membahas penyelesaian masalah secara lebih mendalam.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Bulangita, Fendi Diange, menunjukkan tindakan tegas. Usai rapat, ia langsung bergerak bersama masyarakat menuju lokasi tambang Bulangita. Setibanya di lokasi, Fendi Diange bersama warga langsung menghentikan seluruh alat berat yang sedang beroperasi di area pertambangan.
Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam dan berkomitmen menindaklanjuti keluhan masyarakat demi menjaga ketertiban dan keselamatan warga. Pemerintah Desa Bulangita kini tengah menunggu respons lebih lanjut dari pihak pengelola tambang menjelang rapat lanjutan pada Senin mendatang.








