“Cagar Alam Gunung Langge Dibantai! Alat Berat Ilegal Babat Hutan, BKSDA & APH Diminta Jangan Tidur!”

Dengilo — Kawasan Cagar Alam Gunung Langge di Dengilo kembali tercabik aktivitas tambang ilegal. Para pelaku tambang dengan berani mengoperasikan alat-alat berat di dalam area yang diduga kuat termasuk zona hutan yang di lindungi Kerusakan yang terjadi tak hanya memprihatinkan, tetapi juga mencoreng komitmen perlindungan lingkungan di Kabupaten Pohuwato.

Informasi ini terungkap setelah seorang warga yang sempat berbincang dengan awak Media PressureNews.com mengaku melihat langsung aktivitas pengerukan di lokasi.

“Ada lebih dari satu alat berat yang beroperasi. Kami tidak tahu sudah berapa lama, tapi kami khawatir kawasan itu terus dibabat habis,”

ungkap warga tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Tak ingin tinggal diam, pihak media PressureNews.com langsung memberitahukan hal ini kepada Kepala Resort BKSDA Wilayah Pohuwato, Tatang Abdullah, agar segera melakukan tindakan tegas. Pelaporan tersebut dilakukan sebagai langkah awal penegakan konservasi, sekaligus mendesak BKSDA untuk tidak membiarkan kerusakan ini semakin meluas.

Masyarakat juga mendesak BKSDA dan aparat kepolisian untuk bergerak cepat. Mereka meminta dilakukan penertiban menyeluruh, mulai dari penyitaan alat berat, penangkapan operator, hingga proses hukum terhadap pelaku usaha yang dengan sengaja merusak kawasan konservasi.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kontrol publik, Tim Investigasi Media PressureNews.com akan turun langsung Hari ini Sabtu 13 Desember 2025, untuk memastikan kebenaran laporan warga serta mendokumentasikan kondisi kerusakan di lapangan.

Kerusakan dalam kawasan konservasi bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap kelestarian lingkungan yang seharusnya dijaga bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *