MARISA Pressure News.Com — Pasca penertiban aktivitas tambang oleh aparat, DPRD dan pemerintah daerah beberapa waktu lalu, semangat para pelaku usaha tambang di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, tak lantas padam. Justru mereka kini tampil lebih bertanggung jawab dan aktif melakukan perbaikan lingkungan, termasuk melalui kegiatan pengerukan sedimentasi di sejumlah titik rawan banjir. Minggu (27/07)
Pengerukan sedimentasi ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Dimulai dari Desa Bulangita pada hari pertama, kemudian dilanjutkan ke Desa Teratai di hari kedua, dan direncanakan berlanjut ke Desa Palopo pada esok hari.
Salah satu pelaku usaha tambang yang ditemui menyampaikan bahwa tambang di Bulangita bukan sekadar sumber pendapatan, tetapi satu-satunya pintu rezeki bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau lahan pertanian.
> “Kami berharap pemerintah memberikan ruang bagi kami untuk tetap beraktivitas di tambang Bulangita. Karena di sinilah kami bisa menghidupi keluarga kami, di tengah keterbatasan lapangan kerja dan sempitnya akses terhadap lahan pertanian,” ujar seorang pelaku usaha tambang yang enggan disebutkan namanya.
Langkah nyata yang mereka lakukan dengan mengeruk sedimentasi ini bukan hanya demi keberlanjutan usaha, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk menjaga lingkungan dan mencegah bencana banjir yang bisa merugikan masyarakat luas.
Apresiasi terhadap aksi ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat Kecamatan Marisa, Ucok Bakari, yang menilai kegiatan rutin pengerukan sedimentasi oleh pelaku tambang adalah bentuk kesadaran ekologis yang patut dicontoh.
> “Pengerukan hampir tiap minggu ini sangat membantu mengurangi risiko banjir. Ini membuktikan bahwa pelaku usaha tambang tidak hanya mencari untung, tapi juga memikirkan dampaknya terhadap lingkungan,” kata Ucok
Kegiatan tersebut juga menjadi respons positif atas kunjungan DPRD Kabupaten Pohuwato ke lokasi tambang beberapa waktu lalu. Harapannya, pemerintah bisa melihat geliat semangat pelaku usaha yang berkomitmen menjaga ekosistem, sembari tetap mencari nafkah demi keluarga mereka.








